Kawat Gigi

May 9th, 2008 by imamsenoaji

" Kawat Gigi "
oleh : Crazy Senoaji

    "Lostbois" adalah pemuda kalem yang alkoholic dan gila pesta, suatu hari Lostbois mengunjungi temannya yang dokter gigi untuk cek rutin kesehatan gigi, begitu si dokter gigi memeriksa gigi Lostbois, maka dimulailah petualangan pemuda yang tersesat didaratan Amerika Latin itu.
    Lostbois adalah pemuda kalem yang alkoholic dan gila pesta, seluruh dokter gigi di Kolombia terkesan dan tertantang untuk merenovasi konstruksi giginya yang kelewat melanggar aturan. Lostbois akhirnya menjadi orang nomor dua di Kolombia walau sempat menolak tawaran menjadi figuran bintang iklan celana dalam Lumba-lumba, ketenaran yang bermula dari cacat yang terdapat dimulutnya itu, ternyata membuat ricuh jajaran kedokteran gigi di Kolombia, para dokter makin terobsesi untuk melakukan riset, tetapi sayangnya Lostbois menolak mentah-mentah keinginginan para dokter gigi Kolombia tersebut, karena dia merasa kekurangannya adalah kelebihannya. Penolakan Lostbois ternyata malah membuat para dokter semakin menjadi-jadi, mereka membuat jadwal untuk melakukan negoisasi dengan pihak Lostbois, mereka merancang aneka desain futuristik untuk mulut Lostbois, dan mereka akhirnya memiliki kesempatan untuk presentasi.
    Hari ke 1 (dokter A)
Dokter A berniat mencabuti semua gigi Lostbois kemudian menggantinya dengan gigi hiu putih Australia. Lostbois menolak, karena menurutnya hiu putih hawai lebih flamboyan.
    Hari ke 2 (dokter B)
Dokter B menerapkan sistem kikir gigi minus bius dengan peralatan terbaik dari Jepang. Lostbois menolak karena takut ngilu berkepanjangan.
    Hari ke 3 (dokter C)
Dokter C menyarankan Lostbois melakukan senam terapi untuk gigi yang minimal dilakukan 2 jam sehari pagi dan sore. Lostbois menolak karena dia tidak suka senam, dia lebih suka pogo dan moshpit.
    Hari ke 4 (dokter D)
Dokter D berencana melakukan face off dengan mengganti rahang Lostbois menggunakan prototype rahang Rambo. Lostbois menolak karena merasa lebih macho dengan prototype rahang Rahwana.
    Hari ke 5 (dokter E)
Dokter E menangis merengek-rengek sambil memohon Lostbois mau memilih salah satu penawaran dokter A, B, C, dan D. Lostbois menolak karena menurutnya dokter E kurang tulus.
    Hari ke 10 (dokter F)
Dokter F mencoba memahami fantasi Lostbois akan konstruksi gigi masa depannya, dan Lostbois hanya terdiam kaku karena tidak ada ide, badannya capek habis lembur 2 hari di kantor.
    Hari ke 13 (dokter G)
Dokter G memakai cara kekerasan dengan menculik dan mengintimidasi Lostbois agar mau menandatangani kontrak renovasi. Lostbois selamat karena salah satu penculik adalah bekas pembantu dirumahnya.
    Hari ke 20 (dokter H)
Dokter H mendatangi pesta miras dirumah Lostbois berharap mendapat pendekatan personal. Lostbois pingsan 2 hari karena kebanyakan minum alkohol.
    Hari ke 27 (dokter I)
Dokter I hanya bisa menangis meraung-raung sambil berdoa siang dan malam agar mendapatkan ketenangan jiwa. Lostbois dikantor sedang sibuk dengan urusan situs pertemanan Facebook.
    Hari ke 52 (dokter J)
Dokter J adalah agen intelegensi pemerintah wanita paling sexy, hot, dan berbakat menaklukkan para pria manapun, konon dialah satu-satunya wanita yang bisa bilang NO! ketika agen ngepop 007 James Boot minta tidur bareng. Lostbois lupa ada kencan dengan dokter J karena sedang menonton konser Iron Maiden.

31 Maret 2008

April 6th, 2008 by imamsenoaji

Kehilangan sesuatu hal yang sangat penting didalam hidup ini terkadang bukanlah akhir dari segala apa yang telah kita miliki selama ini, tanpa sadar ketika pikiran dan perasaan kita menutup diri, maka sebenarnya disitulah saat kita kehilangan segala-galanya, lalu apa yang akan terjadi ketika kita bisa memberi sedikit ruang untuk membuka pikiran dan perasaan? maka ibarat ember yang sebelumnya membelakangi hujan yang turun dari langit, kini ember tersebut dibalik menatap langsung guyuran hujan yang terkadang begitu derasnya meluncur, dikit demi sedikit volume air bakalan bertambah, terus dan terus saja bertambah seiring dengan derasnya hujan, dan ketika hujan berhenti, air itu tetap berada ditempatnya, lalu siapa gerangan yang merasa dahaga setelah melewati gurun tandus? maka dialah yang berhak menenggak segarnya air dari dalam ember tersebut, serambi berbagi dengan siapa saja yang hari demi hari membuang kepentingannya.
Keluarga selalu menjaga keutuhannya dengan berbagai cara, sedangkan sahabat adalah pikiran-pikiran cadangan ketika standar yang kita miliki perlu mengambil cuti liburan entah kemana. Kesalahan dihari ini adalah control diri dimasa mendatang, penyesalan adalah kontruksi yang solid. Tidaklah perlu kaca seukuran baliho untuk menerawang muka bangun tidur kita, dan tidaklah perlu wastafel hotel bintang 5 untuk mencuci muka berminyak kita, ada kalanya air oplosan limbah malah sanggup menyiapkan kita untuk segera beraktifitas.
Kadang kita berharap hidup ini memiliki fasilitas restorasi yang ketika kita menyadari telah melakukan kesalahan fatal, maka dengan mudahnya kita mereset semuanya menjadi seperti sedia kala, tetapi dilingkungan tetangga sangatlah menolak fasilitas yang terkadang mereka teriakkan dengan istilah manja dan lemah tersebut. Kita sekarang berada diera praktis, dimana prosedural ribet selalu ditikam oleh rumus-rumus short cut, delete sekali maka masih ada 1 kali lagi kesempatan, lalu apa yang akan kita lakukan ketika tanpa sengaja kita menekan tombol kombinasi maut shift-delete? maka lenyaplah sudah, semua telah berkhir, game over!!!apakah benar sudah diluar batas kemampuan kita? tentu saja tidak! semua kembali bergembira lagi ketika ditemukan software recovery data drive. Cuma sayangnya pikiran dan perasaan kita bukanlah drive yang compatible dengan fasilitas tersebut, bahkan milik kita cenderung primitif dan barbar, tentu saja segala sesuatunya kemudian menjadi lebih komplek dan kita terpaksa mengikuti kursus-kursus singkat untuk memahami kondisi yang membawa kita kewilayah lemah, dan sangat-sangat lemah, tidak ada kontrol harga diri. Lalu apakah kita akan belajar beradaptasi terhadap kondisi tersebut?? tentu saja jangan! masih ada solusi cadangan yang sedikit ribet, apalagi kalo bukan format ulang? memang memakan waktu, tetapi efeknya sangat baik.
Kelemahan kita adalah ketika kita menjadi lemah, tetapi kondisi paling lemah kita ternyata malah membuka tingkatan baru dalam hidup ini. Pelan-pelan kita taruh gumpalan emosi ke rak lemari paling bawah, kemudian tutup mata dan berilah waktu sebentar saja bagi mata hati untuk menuntun kita kearah tujuan, alhasil indra perasa kita tanpa sadar ter-upgrade kelevel paling puncak, dan semakin hari semakin tersadarkan bahwa kita memiliki fasilitas bertahan hidup yang hampir tidak pernah kita pakai, dan akhirnya tiba saatnya kita berhak mengambil dan memakainya.
Hati, perasaan, pikiran, dan emosi adalah kesatuan bawaan ketika pertama kali kita menambah angka jumlah manusia diplanet Bumi ini, dan sebagian besar dari kita terlahir sendiri, tanpa membawa nintendo ataupun boneka celeng. Oleh karenanya, kenapa kita begitu takut untuk sendiri? kenapa kita begitu merasa ketakutan ketika sebagian roh ditubuh terbang entah kemana? mengapa? kenapa? bagaimana bisa? siapa? bla bla bla? entah berapa pertanyaan yang harus kita rancang lagi untuk mengejar solusi, toh jawabannya tetaplah sama, plihan telah ditentukan, dan kita punya batasan untuk itu, tidak punya wewenang untuk memencet tombol stop, sedangkan pilihan memencet tombol pause banyak terbuka, tetapi sebaiknya tidak perlu mencoba-coba menyentuh tombol pause, karena hanya akan menyobek-nyobek pita kasetmu, bahkan membelah cd mu menjadi 2 bagian. Ironi bukan? sungguh kita sangat lemah, sungguh kita sangat miskin, tak berdaya, dan sangat rendah.
Agar fair dengan peserta yang lain, sebaiknya lalui saja semua prosesi ini, lawan dengan sepenuh tenaga keledai yang kita punya!! dan sesegera mungkin merenovasi bagian-bagian yang keropos, seberapa lama waktu yang akan terbuang, pokoknya wajib kita lalui, karena prosesi ini merupakan kesempatan menduplikasi kunci emas, kunci untuk membuka brankas raksasa kita, yang didalamnya tersimpan dengan rapi harta benda tak terhitung jumlahnya, keluarga, sahabat, oh ternyata kita sungguh sangat kaya raya…dan kini tampil lebih kuat dan bersemangat.

Trims,
Keluarga dan Teman-teman yang tak pernah lelah…

Imam Senoaji
31 Maret 2008

bye Rainbow…good luck

Bruno Go West

November 12th, 2007 by imamsenoaji

Bruno Demi mengejar status sosial menjadi mahasiswa, dan demi kebutuhan sewa-menyewa dirental dimana administrasi perlu KTM (Kartu Ternyata Mahasiswa), Bruno memilih hengkang dari mandala menuju pulau Batam untuk sekolah, pilihan yg berat bois, soalnya semasa menjadi pengangguran kamu benar2 mengerti arti dan ceremony sebuah "Drinking Club", penerapan menjadi punk buajingan lumayan ok, nenekmu bakal stress, haha, aku g bakal merindukanmu bitch!! tapi sebagai partner lotse, 4 botol untuk berdua hanya akan membuat para tetangga terbangun dari tidurnya, kecuali yang lagi berangkat sholat subuh, mereka akan berkomentar "bajingan!!!anake sopo kae!!!esuk2 bengok-bengok" karaoke Cock Sparrer dan headbange gaya AC/DC, apalagi pas dipagi hari raya idul fitri, weleh, rencana kepantai gagal, Where The Hell Babylon 2 sukses ambyar, terakhir lotse dilantai 2 aku terpaksa menyerah, bangsat kowe!!!jam 10 lagi berangkat kekantor, masih fly dab, ughhh plus hangover  motherfucker, alias masuk angin. Pokokmen sukses brun, dan cah2 hanya akan merindukan botolnya, nek kowe fuck you lah, haha, DRINK LIKE FUCKING HELL!!!!!!!!!!!!!!